PENYAKIT PARKINSON

pada kesempatan ini kita akan membahas tentang penyakit parkinson

PENYAKIT PARKINSON

1

gambar 1

A. PENGERTIAN

Adalah gangguan neurologis yang mengenai pusat otak yang bertanggung jawab untuk mengontrol dan mengatur gerakan.

Penyakit Parkinson adalah penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada otak, yaitu pada sistem saraf pusat otak manusia mengalami kemunduran. Pertama kali ditemukan oleh seorang dokter inggris yang bernama James Parkinson pada tahun 1887. karakteristik yang muncul berupa bradikinesia (perlambatan gerak), tremor dan kekuatan otot.

B. ETIOLOGI

disebabkan oleh berkurangnya Dopamin atau MAOB yang meningkat.

gambar 2

gambar 2

1.  Penghasil Dopamine
Ganglia Basalis

Ganglia basalis mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke talamus, yang akan menyampaikan informasi yang telah diolah kembali ke korteks serebri.

Keseluruhan sinyal tersebut diantarkan oleh bahan kimia neurotransmiter sebagai impuls listrik di sepanjang jalur saraf dan diantara saraf-saraf.

Neurotransmiter yang utama pada ganglia basalis adalah dopamin.

Pada penyakit Parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit.
Penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin biasanya tidak diketahui.
Tampaknya faktor genetik tidak memegang peran utama, meskipun penyakit ini cenderung diturunkan.

2. Peran Dopamin

– Neurotansmiter

– Penting dalam pergerakan dan koordinasi (relaksasi otot)><acetylcholine (kontraksi otot)

– Memprakarsai gerakan otot secara tepat dan halus  tanpa gerakan-gerakan yang tidak diinginkan

– Efek (-)(+) : mengganggu sistem hantaran dan keseimbangan neurtransmiter yang lain (acetylcholine)

– MAO B (Mono Amin Oxidase)

memecah dopamin, jika MAO meningkat, maka dopamin menurun 

3. Faktor Penyebab

a. Genetik

b. Toksin

c. Head Trauma

d. Inflamasi

e. neoplasma

f. Obat-obatan

g. Vaskular

4. Klasifikasi

a. Parkinsonims Primer

penyakit parkinson merupakan penyakit degenerasi

b. Parkinsonims sekunder/simtomatik

– post infesi-ensefalitis

–  Intoksikasi : Metanol, CO

– Obat-obatan :  neurole

c. Parkinsonims Plus

penyakit Wilson, Hidrosefalus normotensif, sindrom shy-drager, parkinsonimus juvenilis

d. Penyakit Heeredo degeneratif

misalnya penyakit hutington ptika (phenothiazin)

C. PATOFISIOLOGI

Penyakit parkinson terjadi karena penurunan kadar Dopamin (pengendalian aktivitas ganglia basalis) akibat kematian neuron di pars kompakta substansi nigra sebesar 40-50%. akibatnya akan terjadi “ketidakseimbangan saraf dopaminergik dan konergik”

D. MANIFESTASI KLINIK

T – R – A- P

Tremor : Gemetar, max saat istirahat

gambar 3

gambar 3

Rigidity : kekakuan, peningkatan tonus otot

Akinesia : tidak ada gerakan, lamban

Posture Instability : bentuk tubuh tidak stabil, bungkuk

Gejala motorik lainnya :

1. Gangguan gaya berjalan dan postur :

a. shuffling

b. Decreased arm-swing

c. stooped, forward-flexed posture

d. gait freezing

e. dystonia

2. Gangguan berbicara dan menelan

– hypophonia

– monotonic speech

– festinating speech

– drooling

dysphagia

E. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

1. CT Scan

2. MRI

3. Unified Parkinson’s Disease Rating Scale

4. SPECT

5. EEG

6. PET

F. PENATALAKSANAAN

Sasaran tindakan adalah untuk meningkatkan transmisi dopamin

1. Antihistamin

2. Terapi Antikolinergik

3. Amantadin Hidrokhlorida

4. Terapi Levodopa

5. Derivat Ergoet-Agonis Dopamin

6. Inhibitor MAO

7. Antidepresan

semoga artikel ini dapat membantu..

kunjungi facebook ku :

One thought on “PENYAKIT PARKINSON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s